Cara Menanam Anggrek di Pot

Posted by Berita Terhangat 0 komentar
Cara Menanam Anggrek di Pot - Anggrek dikenal sebagai tanaman hias populer yang dimanfaatkan bunganya. Bunga anggrek sangat indah dan variasinya hampir tidak terbatas. Anggrek biasa dijual sebagai tanaman pot maupun sebagai bunga potong. Anggrek juga sering dipergunakan sebagai simbol dari rasa cinta, kemewahan, dan keindahan selama berabad-abad. Bangsa Yunani menggunakan anggrek sebagai simbol kejantanan, sementara bangsa Tiongkok pada zaman dahulu kala mempercayai bahwa anggrek sebagai tanaman yang mengeluarkan aroma harum dari tubuh Kaisar Tiongkok.

Pada tulisan ini akan disajikan informasi mengenai cara menanam Anggrek di pot. Seperti diketahui bahwa pot merupakan salah satu tempat yang berfungsi untuk menampung berbagai media tanaman dan salah satunya adalah tanaman anggrek.

Pemilihan Pot

Ketika mencoba menanam anggrek pada sebuah pot, maka langkah pertama yang harus diketahui adalah pemilihan pot yang tepat dan akan memberi pertumbuhan baik terhadap anggrek yang hendak ditanam didalamnya.

Harus diperhatikan bahwa pemilihan pot yang baik bukan semata-mata berdasarkan keindahan dari pot tersebut. Namun hal yang dipertimbangkan disini adalah faktor bahan pot, lubang pembuangan air dan juga kelancaran aerasi udara.

Khusus untuk pot yang akan ditanami anggrek sebaiknya memiliki lubang draenase dan sistem aerasi udara yang baik. Hal ini bertujuan agar akar anggrek yang utamanya berfungsi menyerap makanan, juga akan berfungsi sebagai akar nafas.

Selain itu ukuran pot juga sebaiknya disesuaikan dengan besar kecilnya tanaman anggrek yang hendak ditanam. Ukuran pot yang tepat dan sesuai tentu akan memberikan pertumbuhan tanaman yang baik.

Akar anggrek tersebut tidak akan tumbuh dan berkembang dengan baik bila ditanam pada pot yang terlalu kecil. Sebaliknya bila tanaman anggrek yang masih kecil ditempatkan pada pot yang besar, maka tanaman akan mudah roboh bahkan terkadang akan sulit berkembang dengan baik karena selalu terjadi goyangan pada saat disiram atau pada saat dihembus oleh angin.

Pot yang baik bagi tanaman anggrek sebaiknya bukan cuma memiliki lubang pada bagian bawah. Tetapi baiknya pot juga memiliki lubang pada bagian samping.

Pemilihan Media Tanam

Setelah mempersiapkan pot, maka selanjutnya yang harus diperhatikan adalah pemilihan media tanam. Media tanam untuk anggrek harus memenuhi beberapa persyaratan yaitu tidak mudah lapuk dan juga tidak menjadi sumber penyakit. Media tanam anggrek juga harusnya mempunyai aerasi udara yang baik yang mampu mengikat air dan zat hara secara baik, mudah didapatkan, dan harganya juga relatif murah.

Beberapa media tanam anggrek yang cukup baik digunakan adalah Sphagnum Moss, Sabut Kelapa, Kayu Arang, Pakis, dan juga Rockwool. Masing-masing media tanam yang biasa digunakan ini tentu memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri, namun demikian beberapa media tanam diatas dipastikan adalah sebagai media tanam terbaik untuk tanaman anggrek.

Pemilihan Tiang Penahan

Langkah selanjutnya adalah memilih tiang penahan tanaman. Khusus untuk tiang penahan tanaman ini dapat dibuat dari kawat dengan diameter 2-4 mm. Fungsi dari tiang ini adalah untuk menyangga tanaman agar tidak goyang saat penyiraman dan juga perlakuan lainnya. Dengan bantuan tiang penahan akan membuat akar tidak terganggu. Namun ketika tanaman sudah tumbuh kuat, maka tiang penyangga dapat dilepas.

Cara Menanam Anggrek di Pot

Untuk menaman anggrek didalam pot, maka langkah-langkah yang harus dilakukan adalah memasang tiang penahan hingga menyentuh dasar pot. Isi pot dengan pecahan batu bata atau genteng secukupnya, bisa sampai 1/3 tinggi pot. Kemudian masukkan media arang kayu atau potongan pakis 1/3 tinggi pot. Setelah itu tanaman anggrek diletakkan diatas media dan akar diatur supaya menyebar rata.

Jangan lupa batang tanaman diikat pada tiang penyangga. Yang terakhir diatas akar ditambah media lagi secukupnya. Perlu diingat, jangan sampai batang tanaman tertutup oleh media tanam. Hal ini untuk menghindari luka yang bisa menyebabkan busuk dan tanaman mati. Yang ditimbun oleh media adalah akar-akarnya saja.