Kandungan Pada ASI dan Manfaatnya

Posted by Berita Terhangat 0 komentar
Kandungan Pada ASI dan Manfaatnya - Air Susu Ibu atau ASI adalah susu yang diproduksi dari seorang perempuan yang telah melahirkan bayi dan berfungsi untuk konsumsi bayi sekaligus merupakan sumber gizi utama bayi yang belum dapat mencerna makanan padat.

ASI berproduksi pada perempuan yang telah melahirkan bayi karena adanya pengaruh dari hormon prolaktin dan oksitosin. ASI yang pertama keluar disebut sebagai kolostrum atau jolong yang mengandung banyak immunoglobulin lgA yang baik untuk pertahanan tubuh bayi melawan berbagai jenis penyakit.

Kandungan Pada ASI dan Manfaatnya


Dari segi stadium, ASI dapat dibedakan menjadi 3 bagian dan masing-masing bagian memiliki kandungan dan manfaat terhadap tubuh bayi. Adapun 3 stadium ini antara lain adalah:

1. Kolustrum

Kolustrum merupakan air susu yang pertama kali keluar. Kolustrum biasanya akan disekresi oleh kalenjar payudara pada hari pertama hingga hari keempat setelah masa persalinan. Kolustrum mengandung tinggi protein, mineral, garam, vitamin A, Nitrogen, sel darah putih dan antibodi. Selain itu pada Kolustrum masih mengandung rendah lemak dan laktosa. Adapun protein utama pada kolustrum adalah imunoglobulin (IgG, IgA dan IgM), yang digunakan sebagai zat antibodi untuk mencegah dan menetralisir bakteri, virus, jamur dan parasit.

Selain sebagai sumber asupan gizi terhadap bayi, klustrum juga berfungsi sebagai pencahar ideal untuk membersihkan zat yang tidak terpakai dari usus bayi yang baru lahir dan sekaligus mempersiapkan saluran penceranaan makanan bagi bayi.

2. ASI Transisi/ Peralihan


ASI peralihan adalah ASI yang keluar setelah kolostrum sampai sebelum ASI matang, yaitu sejak hari ke-4 sampai hari ke-10. Selama dua minggu, volume air susu bertambah banyak dan berubah warna serta komposisinya. Kadar imunoglobulin dan protein menurun, sedangkan lemak dan laktosa meningkat.

3. ASI Matur


ASI matur akan disekresi pada hari kesepuluh dan seterusnya. ASI ini berwarna putih, sementara kandungan ASI matur akan relatif konstan, serta tidak menggumpal apabila dipanaskan.

Air susu yang mengalir pertama kali atau saat lima menit pertama disebut foremilk. Foremilk lebih encer. Foremilk mempunyai kandungan rendah lemak dan tinggi laktosa, gula, protein, mineral dan air.

Selanjutnya, air susu berubah menjadi hindmilk. Hindmilk kaya akan lemak dan nutrisi. Hindmilk membuat bayi akan lebih cepat kenyang. Dengan demikian, bayi akan membutuhkan keduanya, baik foremilk maupun hindmilk.

Berikut adalah tabel kandungan ASI yang terdapat pada masing-masing 3 stadium, yaitu stadium, yaitu kolustrum, transisi atau peralihan, dan ASI matur:

Tabel Kandungan ASI Pada 3 Stadium Berbeda