Ciri-Ciri Pantun dan Contohnya

Posted by Berita Terhangat 0 komentar
Ciri-Ciri Pantun dan Contohnya - Pantun adalah salah satu jenis puisi lama yang saat ini masih sering digunakan dalam pergaulan kehidupan sehari-hari di Indonesia. Pantun juga termasuk bagian dari budaya berbagai suku bangsa di Indonesia, dan dikenal luas diberbagai daerah, misalnya di Jawa, Minang, dan juga di Sumatera Utara.

Seiring dengan perkembangannya, Pantun juga telah berkembang menjadi beberapa bagian karya sastra, seperti halnya Talibun dan juga Karmina. Meski demikian keberadaan pantun tetap lebih populer bila dibandingkan dengan berbagai karya sastra turunannya.

Ciri-Ciri Pantun

Pantun memiliki ciri-ciri yang sangat unik. Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut seputar apa saja ciri-ciri pantun, maka berikut ini akan dipublikasikan ciri-ciri pantun secara umum yang dikenal luas diseluruh Indonesia, baik secara Nasional maupun kedaerahan.
  1. Memiliki bait dan baris.
  2. Satu bait terdiri dari 4 baris.
  3. Terdiri dari sampiran dan isi.
  4. Bersajak a-b-a-b.
  5. Terdiri dari delepan sampai dua belas suku kata.
Contoh Pantun

Setelah mengetahui ciri-ciri pantun seperti yang sudah dipublikasikan diatas, maka berikut ini akan dipublikasikan contoh pantun kepada Anda yang secara lengkapnya bisa pula Anda lihat dibawah ini:

Contoh Pantun Adat  
Menanam kelapa di pulau Bukum  
Tinggi sedepa sudah berbuah  
Adat bermula dengan hukum  
Hukum bersandar di Kitabullah
  
Ikan berenang didalam lubuk  
Ikan belida dadanya panjang  
Adat pinang pulang ke tampuk  
Adat sirih pulang ke gagang

Contoh Pantun Agama  
Banyak bulan perkara bulan  
Tidak semulia bulan puasa  
Banyak tuhan perkara tuhan  
Tidak semulia Tuhan Yang Esa
  
Daun terap di atas dulang  
Anak udang mati dituba  
Dalam kitab ada terlarang  
Yang haram jangan dicoba

Contoh Pantun Pahlawan    
Adakah perisai bertali rambut  
Rambut dipintal akan cemara  
Adakah misai tahu takut  
Kamipun muda lagi perkasa
  
Hang Jebat Hang Kesturi  
Budak-budak raja Melaka  
Jika hendak jangan dicuri  
Mari kita bertentang mata

Contoh Pantun Nasehat  
Kayu cendana di atas batu  
Sudah diikat dibawa pulang  
Adat dunia memang begitu  
Benda yang buruk memang terbuang
  
Kemuning di tengah balai  
Bertumbuh terus semakin tinggi  
Berunding dengan orang tak pandai  
Bagaikan alu pencungkil duri

Contoh Pantun Cinta  
Coba-coba menanam mumbang  
Moga-moga tumbuh kelapa  
Coba-coba bertanam sayang  
Moga-moga menjadi cinta
  
Limau purut lebat dipangkal  
Sayang selasih condong uratnya  
Angin ribut dapat ditangkal  
Hati yang kasih apa obatnya

Demikianlah ciri-ciri pantun dan contohnya yang bisa dipublikasikan kepada Anda melalui postingan ini. Jangan lupa juga untuk membaca tulisan yang tidak kalah menarik seputar karya sastra, yaitu tulisan tentang Contoh Hikayat. Semoga tulisan ini kiranya bermanfaat bagi Anda.