Pengertian Bayi Tabung dan Prosesnya

Posted by Berita Terhangat 0 komentar
Pengertian Bayi Tabung dan Prosesnya - Bayi tabung atau dikena juga dengan istilah fertilisasi in vitro adalah teknik pembuahan sel telur yang dilakukan diluar tubuh wanita. Pada umumnya bayi metode bayi tabung dilakukan untuk mengatasi masalah kesuburan ketika metode lainnya tidak berhasil.

Teknologi bayi tabung sendiri dirintis oleh P.C Steptoe dan R.G Edwards pada tahun 1997. Adapun proses bayi tabung secara sederhana terdiri dari mengendalikan proses ovulasi secara hormonal, pemindahan sel telur dari ovarium dan pembuahan oleh sel sperma dalam sebuah medium cair.

Program bayi tabung pada umumnya dilakukan dengan pendekatan klinis yang individual terhadap setiap pasian. Dalam hal ini akan dilakukan 5 tahapan penting, diantaranya adalah sebagai berikut:   
   
1. Proses stimulasi yang umumnya menggunakan obat hormonal dimana diharapkan satu siklus program akan terdapat 5-10 folikel telur yang berkembang. 
   
2. Proses supresi dari ovulasi dengan harapan telur tidak pecah secara alami. Obat yang digunakan umumnya adalah GnRH agonist (long protocol) atau GnRH antagonist (short protocol).   
   
3. Saat telur telah sepenuhnya matang, telur diambil dari indung telur wanita melalui tindakan minor yaitu Ovum Pick Up (OPU).   
   
4. Sel-sel telur tersebut kemudian ditempatkan di dalam cawan laboratorium, yang kemudian dibuahi oleh sperma.
   
5. Setelah beberapa hari, embrio dimasukan kembali ke dalam rahim, yaitu proses Embryo Transfer (ET).

Pada satu siklus umumnya akan menghasilkan sejumlah sel telur yang dikumpulkan dimana tingkat fetilisasinya akan mencapai 70 persen. Selain itu, embrio lainnya akan di kultur hingga ke-3 (D3) atau di-blastocyst berdasarkan situasi klinis yang dihadapi. Penerapan transfer embrio akan dilakukan dalam jumlah sedikit, tetapi cukup tersisa dengan 2 atau 3 embrio yang akan ditransfer.

Setelah transfer embrio, bila terdapat sisa embrio dengan kualitas terbaik, maka biasanya akan dilakukan pembekukan terhadap sisa embryo tersebut, untuk disimpan hingga digunakan untuk rencana mendapatkan anak berikutnya. 

Setelha itu ada juga proses lainnya yang dilakukan, yaitu proses ICSI, yaitu prosedur mikromanipulasi di mana sperma tunggal disuntikkan ke dalam telur. Teknik ini dilakukan untuk mengatasi masalah infertilitas pada pria atau di mana sperma tidak memilki kemampuan untuk menembus dinding sel telur. Jika telur berhasil dibuahi, embrio selanjutnya dimasukkan ke dalam rahim untuk menjadi tempat berkembangnya janin sebagaimana keberadaan alaminya.

Demikianlah sekilas informasi seputar pengertian bayi tabung dan prosesnya. Lihat juga tulisan terkait, yaitu tentang tips cepat hamil secara alami yang sudah pernah dipublikasikan di blog Berita Terhangat.